Jumat, 13 November 2015

Tugas Softskill Jurnal

Aspek Sdm dalam Studi Kelayakan Bisnis

Abstrak

Kata Kunci : Aspek Sdm,Bisnis, Studi Kelayakan
Dalam studi kelayakan bisnis perlu dilakukan untuk mengetahui layak atau tidaknya sebuah sdm dalam mengahadapi kelayakan bisnis yang ada pada saat sekarang ini. Penilaian dalam melakukan kelayakan harus didasarkan pada beberapa aspek. Aspek yang perlu dikaji dalam kelayakan ini adalah aspek hukum, aspek sosial ekomomi dan budaya, aspek hukum, dan aspek manajemen, aspek keuangan, aspek teknis dan teknologi.

 Dalam melakukan penulisan ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Teknik analisis data dari penuliasn ini dilakukan dengan melakukan pengumpulan data. Selain itu, untuk pengecekan data penulis melakukan teknik triangulasi
.
Pendahuluan

Pendirian maupun perluasan usaha memerlukan investasi yang tidak sedikit jumlahnya, modal yang diperlukan biasanya disesuaikan dengan tujuan perusahaan dan bentuk badan usahanya. Agar tujuan perusahaan dapat tercapai sesuai yang direncanakan perlu dilakukan suatu studi untuk menilai apakah investasi yang akan ditanamkan layak atau tidak dijalankan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Studi kelayakan diperlukan untuk menghindari kegagalan setelah proyek dilakukan. Salah satu tujuan dilakukannya studi kelayakan bisnis adalah mencari jalan keluar agar dapat meminimalkan hambatan dan resiko yang mungkin timbul di masa yang akan datang karena keadaan yang akan datang penuh dengan ketidakpastian.

Pembahasan

Dalam tahap pembahasan ini penulis akan membahas lebih dalam mengenai Aspek Sdm dalam Studi Kelayakan Bisnis . Pembahasan dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahapan kajian teori, usulan  dan tahapan hasil evaluasi.

Pada tahapan kajian teori akan menjelaskan tentang teori yang digunakan dalam bisnis pada tahapan usulan akan menjelaskan pandangan serta usul dari penulis mengenai bisnis. Sedangkan pada tahapan hasil evaluasi akan dijelaskan tentang sejauh mana suatu kegiatan tertentu telah dicapai.


Kajian Teori

  Pengertian studi kelayakan bisnis ialah penelitian yang menyangkut berbagai aspek baik itu dari aspek hukum, aspek sosial ekonomi serta budaya, aspek pasar serta pemasaran, aspek teknis serta teknologi sampai dengan aspek manajemen serta keuangannya, dimana hal itu digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan serta hasilnya digunakan untuk mengambil sebuah keputusan.
Studi kelayakan biasanya digolongkan menjadi dua bagian yang berdasarkan pada orientasi yang diharapkan oleh suatu perusahaan yaitu :
  1. Berdasarkan orientasi laba, yang dimaksud iyalah studi yang menitik-beratkan pada keuntungan yang secara ekonomis,
  2. Berdasarkan orientasi tidak pada laba (social), yang dimaksud iyalah studi yang menitik-beratkan suatu proyek tersebut bisa dijalankan serta dilaksanakan tanpa memikirkan nilai atau keuntungan ekonomis.
# Aspek-aspek dalam Studi Kelayakan Bisnis
1. Aspek hukum
   Menyangkut semua legalitas rencana bisnis yang akan kita laksanakan yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku diantaranya :
  1. Izin lokasi
  2. Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
  3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  4. Surat tanda daftar perusahaan
  5. Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
  6. Surat tanda rekanan dari pemda setempat
  7. SIUP setempat
2. Aspek sosial ekonomi dan budaya
   Menyangkut dampak yang diberikan kepada masyarakat sekitar ,  karena adanya suatu kegiatan usaha tersebut, diantaranya:
  1. Dari sisi budaya, apa dampak keberadaan bisnis kita terhadap kehidupan masyarakat, kebiasaan adat setempat, dan lain-lain.
  2. Dari sudut ekonomi, seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, apakah proyek dapat mengubah atau justru mengurangi income per kapita penduduk setempat, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR.
  3. Dan dari segi sosial, apakah dengan adanya bisnis kita menjadi semakin ramai, lalu lintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat dan untuk mendapatkan itu semua adalah dengan wawancara, kuesioner, dokumen, dan lain-lain. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.

3. Aspek pasar dan pemasaran
   Menyangkut apakah ada peluang pasar untuk produk yang akan dihasilkan oleh kegiatan usaha yang dilakukan, dapat dilihat dengan hal-hal berikut :
  1. Potensi pasar
  2. Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.
  3. Tentang perkembangan atau pertumbuhan penduduk
  4. Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dan lain-lain.
  5. Pemasaran, menyangkut tentang starategi yang digunakan untuk dapat meraih sebagian pasar potensial atau pelung pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.
4. Aspek teknis dan teknologi
   Menyangkut pemilihan lokasi, alat-alat yang sesuai dengan hasil yang di inginkan, layout, serta pemilihan teknologi yang sesuai ketika usaha mulai berjalan/beroperasi, sehingga perlu dipelajari dan dianalisis dengan baik demi masa depan perusahaan.

5. Aspek manajemen
   Untuk mendukung dalam rangka pengambilan keputusan  masalah-masalah produksi/operasi.

6. Aspek keuangan
   Menyangkut sumber dana yang akan diperoleh serta proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal serta sumber dana yang bersangkutan.

    Aspek sdm dalam Studi Kelayakan Bisnis merupakan bagian yang terpenting dikarenakan dalam bisnis sdm merupakan modal utama dalam mengembangkan bisnis yang ingin dirintis. Dengan sdm yang memadai berpengetahuan yang luas maka untuk membangun bisnis tidak akan sulit untuk merealisasikanya.

    Sumber daya manusia merupakan asset organisasi yang sangat vital, karena itu peran dan fungsinya tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya. Betapapun modern teknologi yang digunakan, atau seberapa banyak dana yang disiapkan, namun tanpa sumber daya manusia yang professional semuanya menjadi tidak bermakna (Tjutju,2008).[1]
    Eksistensi sumber daya manusia dalam kondisi lingkungan yang terus berubah tidak dapat dipungkiri, oleh karena itu dituntut kemampuan beradaptasi yang tinggi agar mereka tidak tergilas oleh perubahan itu sendiri. Sumber daya manusia dalam organisasi harus senantiasa berorientasi terhadap visi, misi, tujuan dan sasaran organisasi di mana dia berada di dalamnya (Tjutju, 2008).[1]

    Untuk mencapai visi, misi, dan tujuan tersebut tentu manusia tersebut harus mempunyai nilai kompetensi, karakteristik kompentensi menurut Spencer and spencer (1993:9-11)[1] ada lima karakteristik kompentensi yaitu:

1. Motif (motive), apa yang secara konsisten dipikirkan atau keinginan-keinginan yang menyebabkan melakukan tindakan. Apa yang mendorong, perilaku yang mengarah dan dipilih terhadap kegiatan atau tujuan tertentu.

2. Sifat/ciri bawaan (trait), ciri fisik dan reaksi-reaksi yang bersifat konsisten terhadap situasi atau informasi.

3. Konsep diri (self concept), sikap, nilai dari orang-orang.

4. Pengetahuan (knowledge), yaitu suatu informasi yang dimiliki seseorang pada bidang yang spesifik. Pengetahuan merupakan kompetensi yang kompleks. Biasanya tes pengetahuan mengukur kemampuan untuk memilih jawaban yang paling benar, tapi tidak bisa melihat apakah seseorang dapat melakukan pekerjaan berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya itu.

5. Keterampilan (skill), kemampuan untuk mampu melaksanakan tugas-tugas fisik dan mental tertentu.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dan merespon perubahan tersebut, menurut (Tjutju,2008)[1] ada empat strategi utama untuk melakukan perubahan, yaitu dengan melakukan:

1.Pengendalian diri secara lebih baik dengan disertai kearifan.
2.Beradaptasi dengan perubahan yang terjadi sambil mengubah paradigma berfikir dan        bertindak.
3.Komunikasi yang efektif untuk membangun kepercayaan dan mengembangkan networking.
4.Penyelarasan dan/atau menyeimbangkan antara kematangan IQ,EQ dan ESQ.

Menurut Lengnick-Hall(2003:34-35)[1] ada empat peran baru yang mesti dijalankan oleh manajemen sumber daya manusia dalam menghadapi sejumlah tantangan global, yaitu:
1. Human Cafital Steward
2. Knowledge Facilitator
3. Relationship Builder
4. Rapid Deployment Specialist

Cakupan MSDM:
1. Melakukan analisis jabatan
2. Merencanakan kebutuhan tenaga kerja dan merekrut calon tenaga kerja
3. Menyeleksi calon tenaga kerja
4. Memberikan orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru
5. Menata olah upah dan gaji
6. Menyediakan insentif dan kesejahteraan
7. Menilai kinerja
8. Mengkomunikasikan (wawancara, penyuluhan, pendisiplinan)
9. Pelatihan dan pengembangan
10. Membangun komitmen karyawan

MSDM penting bagi Manajer karena agar tidak terjadi :
1. Mempekerjakan orang tidak cocok dengan pekerjaan
2. Mengalami perputaran karyawan yang tinggi
3. Menemukan orang-orang Anda tidak melakukan yang terbaik
4. Perusahaan berurusan dengan pengadilan
5. Perusahaan berada di bawah undang-undang keselamatan kerja
6. Memiliki karyawan yang berfikir bahwa gaji mereka tidak adil
7. Membiarkan kekurangan pelatihan
8. Praktik tenaga kerja yang tidak adil

MSDM yang Strategik
1. Kenyataan bahwa karyawan dewasa ini adalah sentral untuk mencapai keunggulan bersaing telah mengarah ke munculnya bidang yang dikenal sebagai MSDM yang Strategik.
2. MSDM yang Strategik didefinisikan sebagai tautan dari SDM dengan tujuan dan sasaran strategik untuk meningkatkan kinerja bisnis dan mengembangkan kultur organisasi.

Peran SDM sdebagai Mitra Strategik
1. Pandangan bahwa SDM itu langsung operasional dan kegiatan SDM sama sekali tidak strategik
2. Pandangan yang lebih canggih SDM hanya untuk mencocokkan strategi perusahaan
3. MSDM merupakan suatu mitra sejajar dalam proses perencanaan strategic

Peran SDM dalam Perumusan Strategi
1. MSDM dapat memainkan peran sebagai pengamatan lingkungan
2. SDM adalah suatu posisi yang unik untuk memasok inteligensi bersaing yang mungkin bermanfaat dalam proses perencanaan strategik
3. SDM juga berpartisipasi dalam proses formulasi strategi dengan mensuply informasi tentang kekuatan dan kelemahan internal perusahaan
SDM diarahkan untuk mengembangkan dan melaksanakan program yang dirancang untuk menciptakan sebuah kultur perusahaan yang mencapai :

1. Doronglah satu semangat kerja tim dan kerjasama dalam dan di tengah unit bisnis untuk bekerja menuju sasaran bersama, dengan satu tekanan pada mengidentifikasi, mengakui, dan mengimbali keunggulan individu dan unit.

2. Doronglah sikap kewiraswastaan dikalangan manajer dan sikap berfikir inovatif di kalangan karyawan.

3. Tekankanlah komonalitas kepentingan diantara karyawan dan pemegang saham.

Dalam studi kelayakan bisnis memiliki beberapa tahapan, berikut ini beberapa tahapan dalam studi kelayakan bisnis :

1.    Penemuan Ide
    Agar dapat menghasilkan ide proyek yang dapat menghasilak produk laku untuk dijual serta menguntungkan diperlukan penelitian yang terorganisasi dengan baik serta dukungan sumber daya yang memadai. Jika ide proyek lebih dari satu, maka dapat dipilih dengan memperhatikan:
  1. ide proyek sesuai dengan kata hatinya
  2. pengambil keputusan mampu melibatkan diri dalam hal-hal yang sifatnya teknis
  3. keyakinan akan kemampuan proyek menghasilkan laba.
2.    Tahap Penelitian
    Setelah ide proyek terpilih, kemudian dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan metode ilmiah berikut:
  1. mengumpulkan data
  2. mengolah data
  3.  menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data
  4. menyimpulkan hasil
  5. membuat laporan hasil
3.    Tahap Evaluasi
    Evaluasi yaitu membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atau kriteria yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif.
Ada 3 macam evaluasi yaitu :
  1. mengevaluasi usaha proyek yang akan didirikan
  2. mengevaluasi proyek yang akan dibangun
  3. mengevaluasi bisnis yang sudah dioperasionalkan secara rutin
    Dalam evaluasi bisnis yang akan dibandingkan adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang akan diperkirakan akan diperoleh.
4.    Tahap Pengurutan Usulan yang Layak
    Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak ,maka  perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang mempunyai skor tertinggi jika dibanding usulan lain berdasar kriteria penilaian yang telah ditentukan sebelumnya.

5.    Tahap Rencana Pelaksanaan
   Setelah rencana bisnis dipilih maka hal selanjutnya perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. Mulai dari penentuan jenis pekerjaan, jumlah serta kualifikasi tenaga perencana, ketersediaan dana serta sumber daya lain serta kesiapan manajemen.

6.    Tahap Pelaksanaan
  Dalam realisasi pembangunan proyek diperlukan manajemen proyek. Setelah proyek selesai dikerjakan tahap selanjutnya iyalah melaksanakan operasional bisnis secara rutin. Agar selalu bekerja secara efektif serta efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan, dalam operasional diperlukan kajian-kajian untuk dapat mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan, pemasaran, produksi serta operasi.

Hasil Studi Kelayakan Bisnis
   Hasil studi kelayakan bisnis dapat berupa dokumentasi lengkap dalam bentuk tertulis yang diperlihatkan bagaimana rencana bisnis memiliki nilai-nilai positif bagi aspek-aspek yang diteliti, sehingga akan dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak.

Etika dalam Studi Kelayakan Bisnis
     Aspek moral serta etika dalam bisnis, khususnya dalam studi kelayakan bisnis menjadi hal yang sangat penting. Perilaku etis mengacu kepada norma-norma atau standar-standar moral pribadi dalam hubungannya dengan orang lain agar dapat terjamin keharmonisan dan tidak ada seorang pun yang akan dirugikan.

1.    Etika peneliti pada responden
Dalam pengumpulan data dari para responden , diperlukan serta diingat hak atas kebebasan pribadi sehingga responden tidak akan dirugikan baik secara fisik maupun secara mental.

2.    Etika peneliti pada klien
Dalam suatu studi kelayakan bisnis pertimbangan-pertimabangan etis terhadap klien sangat perlu diperhatikan. Karena klien mempunyai hak atas penelitian yang dilakukan secara etis

3.    Etika peneliti pada asisten
Peneliti biasanya selalu memilki asisten peneliti , tidak etis jika menugaskan seorang asisten melakukan suatu wawancara yang bisa membahayakan.

4.      Etika klien
   Terjadinya peneliti kelayakan bisnis diminta oleh kliennya untuk mengubah data, mengartikan data dari segi yang menguntungkan ataupun menghilangkan bagian-bagian dari hasil analisis yang dianggap dapat merugikan, kalau peneliti menuruti keinginan tersebut maka bisa jadi profesi peneliti akan hancur.

Pihak pihak yang berkepentingan dalam studi kelayakan bisnis.

1.    Pihak Investor 
   Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang dibuat , dikarenakan investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh serta jaminan modal yang akan ditanamkan.

2.    Pihak Kreditor atau lembaga perbankan 
   Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis serta mempertimbangkan bonafiditas serta tersedianya agunan yang dimilliki.
Studi kelayakan bisnis dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk dapat memberikan pinjaman.

3.    Pihak Manajemen Perusahaan 
   Sebagai leader(pemimpin) manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk dapat mengetahui dana yang akan dibutuhkan serta digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan atau mengolah usaha atau proyek.

4.    Pihak Pemerintah dan Masyarakat
  Studi kelayakan bisnis  digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam memberikan izin usaha atau proyek. masyarakat juga perlu mengetahui serta memahami studi kelayakan bisnis rencana uaha ataupun proyek tersebut untuk di jadikan dasar dalam pengambilan keputusan memberikan izin.

5.    Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi 
   Kebijaksanaan pembangunan ekonomi dirancang serta dirumuskan oleh pemerintah. sedangkan pelaksanaan dilakukan oleh masyarakat melalui bermacam macam pelaksanaan usaha proyek berarti pelaksanaanpembangunan juga berpedoman pada studi kelayakan bisnis dari masing-masing rencana usaha atau proyek

Usulan

  Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu karena di dalam studi kelayakan terdapat  berbagai aspek yang harus dikaji dan diteliti kelayakannya sehingga hasil daripada studi tersebut digunakan untuk memutuskan apakah sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Hal tersebut di atas adalah menunjukan bahwa dalam studi kelayakan akan melibatkan banyak tim dari berbagai ahli yang sesuai dengan bidang atau aspek masing-masing seperti ekonomi, hukum, psikolog, akuntan, perekayasa teknologi dan lain sebagainya. Dan studi kelayakan biasanya digolongkan menjadi dua bagian yang berdasarkan pada orientasi yang diharapkan oleh suatu perusahaan yaitu berdasarkan orientasi laba, yang dimaksud adalah studi yang menitik-beratkan pada keuntungan yang secara ekonomis, dan orientasi tidak  pada laba (social), yang dimaksud adalah studi yang menitik-beratkan suatu proyek tersebut bisa dijalankan dan dilaksanakan tanpa memikirkan nilai atau keuntungan ekonomis.

Hasil Evaluasi

     Sumber Daya Manusia adalah seorang yang siap, mau dan mampu memberi sumbangan usaha pencapaian tujuan organisasi. Selain itu SDM merupakan salah satu unsur masukan (input) yang bersama unsur lainnya seperti modal, bahan, mesin, dan metode/teknologi diubah menjadi proses manajemen menjadi keluaran (output) berupa barang atau jasa dalam usaha mencapa tujuan perusahaan.

     Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan bagian dari manajemen keorganisasian yang memfokuskan diri pada unsur sumber daya manusia. tugas manajemen sumber daya manusia adalah untuk mengelola unsur manusia secara baik agar diperoleh tenaga kerja yang puas akan pekerjaannya.

   Pengembangan sumber daya manusia ini dapat dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan. Pendidikan dan pelatihan merupakan upaya untuk pengembangaan SDM, terutama untuk pengembangan kemampuan intelektual dan kepribadian. Pendidikan pada umumnya berkaitan dengan mempersiapkan calon tenaga yang digunakan oleh suatu organisasi, sedangkan pelatihan lebih berkaitan dengan peningkatan kemampuan atau keterampilan pekerja yang sudah menduduki suatu jabatan atau tugas tertentu.

  Dalam setiap pelaksanaan ide usaha, kita pasti memerlukan adanya aspek sumber daya yang akan menjalankan usaha atau ide menjadi usaha. Dalam beberapa perencanaa sumber daya manusia, perlu menganalisis hal-hal berikut, yaitu desain pekerjaan, deskripsi pekerjaan, job value, kapasitas sumber daya manusia, recruitment, productivity, training and recruitment, performance appraisal, compensation and benefit, career planning, serta retrenchment.

Penutup

  Dalam menghadapi situasi lingkungan yang terus berubah menuntut pergeseran peran manajemen sumber daya manusia dari paradigma lama (yang berfokus pada implementasi fungsi operatif ) menuju paradigma baru (yang berfokus pada empowering human capital dalam menjalankan knowledge management), maka manusia sebagai salah satu sumber daya harus mempunyai nilai kompetensi dengan selalu mengikuti perkembangan jaman dengan selalu meningkatkan ilmu pengetahuan.






Referensi :
[1] Setiawan, Parta. 2015. Pengertian  Studi Kelayakan Bisnis Terlengkap
Diaskses pada : 05 11 2015

[2] Firdaus,  mahfudz irfan. 2015. Studi Kelayakan Bisnis - Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)
Diakses pada : 05 11 2015


                                                                                                           
Nama Kelompok :
1.      Aswendy (51412230)
2.      Febriansyah H (52412862)
3.      Yoga M Tampi (57412825)


Kelas : 4IA13

Minggu, 18 Oktober 2015

LAPORAN AKHIR PRAKTKUM

            Mata Praktikum        : Pemrograman WEB
Kelas                          : 4IA13
Praktikum ke             : 2 (Dua)
Tanggal                     : 13 Oktober 2015
Materi                         : JavaScript
Npm                            : 52412862
Nama                         : Febriansyah Handoni
Ketua Asisten           :
Nama Asisten           :
Paraf Asisten                        :
Jumlah lembar         : 5 Lembar


LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015






LAPPORAN AKHIR PRAKTIKUM
Membuat animasi gambar bergerak menggunakan JavaScript

Pada laporan kali ini saya akan membuat animasi gambar bergerak. Seperti contoh gambar dibawah ini :
Di tampilan gambar diatas, terdapat tombol jalan. Jika kita klik button “JALAN” maka mobil akan bergerak kearah kanan.

                                 

Logika Program :
Editor yang saya gunakan adalah noteped++ dan di test run di browser google chrome. Pada kali ini dibutuhkan gambar dengan format “.gif”, untuk itu saya mengambil gamabar seperti gambar diatas yaitu mobil.gif, seperti dibawah ini :

Untuk membuat animasi tersebut dibutuhkan 3 dokumen yaitu : html,css, dan javascript. Selanjutnya, kita jabarkan script dan logika programnya :

A.      Dokumen HTML
Script di html:



1. Untuk membuat sebuah dokumen html.
2. Digunakan untuk membuat infomasi tentang dokumen.
3. Untuk membuat judul dari sebuah halaman.
4. memanggil skrip javascript dengan namafile jquery.js
5. untuk membuat javascript internal yaitu fungsi tombol dengan gambar animasi bergerak dengan jarak bergerak 400px dengan kecepatan bergerak 5000
6. untuk memanggil dokumen css dengan nama file halaman.css
7. membuat teks di H1 dengan nama ANIMASI
8. untuk memasukan gambar id citra yaitu mobil.gif
9. membuat tombol button dengan nama JALAN

 


<!DOCTYPE html>
1.<html>
2.<head>
3.<title>JavaScript</title>
                               
4.<script type ="text/javascript" src="jquery.js"></script>
5.<script>
$(document).ready(function() {
$("#tombol").click(function() {
$("#citra").animate({left:"400px"},
 5000,"swing");
});
});
</script>

6.<link rel="stylesheet" href="halaman.css">
</head>
               
<body>
7. <H1> ANIMASI CAR</H1>
<div id="area">
8. <img id="citra" src="mobil.gif">
</div>
<br><br><br>
9. <button id="tombol"> JALAN </button>
</body>
 </html>

Save dengan nama file animasi dengan format “.html”








B.      Dokumen CSS

Script di css :

Tipe sector H1 dengan atribut warna background hitam, dan warna teks putih.

Tipe sector area dengan panjang 200px dan warna background abu-abu muda.

Tipe sector citra dengan posisi relative dengan tinggi 40px.
h1{
                background-color: black;
                color: white;
}

#area {
                height: 200px;
                background-color: lightgrey;
}

#citra {
                position: relative;
                top: 40px;
}



Save dengan nama halaman dengan format .css .


C.      Dokumen JavaScript
Simpan dokumen yang tadi telah dibuat beserta file image .gif nya kedalam satu folder.


Output :

Ketika klik tombol jalan maka mobil bergerak perlahan kearah kanan, seperti gambar dibawah ini :




Kamis, 15 Oktober 2015

Tugas Softskill Jurnal

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERKEMBANGAN BISNIS
Febriansyah Handoni
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma

ABSTARK
Perkembangan teknologi informasi secara cepat dipicu oleh kebutuhan akan informasi dengan cepat, akurat, dan saat ini. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan yang memberikan kontribusi besar dengan perubahan mendasar dalam manajemen organisasi struktur dan operasi, teknologi informasi telah dimanfaatkan oleh beberapa orang yang dapat melihat peluang bisnis dari teknologi, pengaruh dan peran teknologi informasi secara tidak langsung, telah membuat tumbuh bisnis online. Mereka yang mengerti bisnis dapat melihat baik peluang dalam dunia bisnis online. Karena banyak dari manfaat atau keuntungan dalam bisnis online. Jadi, Informasi Teknologi (IT) memainkan peran penting dalam pengembangan teknologi informasi bisnis online atau IT telah umum disebut banyak peran penting dalam berbagai bidang yang ada di dunia ini. Daerah ini termasuk komunikasi, obat-obatan, ekonomi dan lain-lain. Bisnis online adalah banyak wabah ini tak lepas dari pengaruh dan peran TI.

PENDAHULUAN
Dalam dunia bisnis terdapat produsen sebagai penjual produk dan konsumen sebagai pembeli produk . Dua orang ini merupakan elemen yang saling membutuhkan, suatu perdagangan atau bisnis tidak akan berjalan jika tidak ada salah satunya. Produsen membutuhkan konsumen untuk membeli produk-produk yang akan di jualnya, demikian pula konsumen membutuhkan produsen untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Produsen menjual barang-barangnya pada suatu tempat dan ketika konsumen ingin membeli kebutuhannya dia akan datang ke tempat tersebut. Hal ini sudah terjadi ratusan bahkan ribuan tahun semenjak awal mula perdagangan ketika suatu teknologi belum ada. Ketika telah datang teknologi, teknologi ini mempengaruhi sistem perkembangan perdagangan bahkan teknologi ini mempunyai peranan sendiri. Teknologi Informasi (TI) berperan sebagai sarana transaksi dua elemen bisnis online, yaitu dalam memberikan fasilitas media berupa internet. Web yang disediakan sebagai tempat konsumen memilih barangbarang yang inginkan, kemudian pada transaksi ini pun dibutuhkan teknologi lain untuk mendukung bisnis online tersebut. yaitu dibutuhkan teknologi komunikasi telepon (sebagai media komunikasi), bank (media pembayaran konsumen dengan produsen), agen pengiriman seperti Pos Indonesia. Hal-hal tersebut merupakan teknologi yang berperan dan berpengaruh dalam perkembangan bisnis online. Kemudahan-kemudahan dan fasilitas yang disediakan akibat peranan dan pengaruh TI ini membuat bisnis online lebih disukai karena lebih efisien, hemat dan lebih cepat yang dirasakan baik oleh produsen dan konsumen. Pengaruh dan peranan TI terhadap kehidupan manusia sangat penting. Perkembangan teknologi informasi kini berkembang seiring berjalanya perkembangan manusia. Teknologi informasi banyak dimanfaatkan sebagian besar manusia yang melihat peluang bisnis dari perkembangan teknologi tersebut, seperti bisnis online. Di Indonesia bisnis online sudah bukan hal yang aneh. Hal ini sudah menjadi hal yang biasa dan sudah berkembang cukup baik. Dengan memanfaatkan bisnis online orang menjadi lebih mudah mendapatkan barang yang diinginkan atau jasa yang dicari olehnya. Perkembangan bisnis online di Indonesia semakin pesat yang dipengaruhi oleh salah satu faktor yaitu semakin banyak dan murahnya koneksi internet di Indonesia. Tentu hal ini menguntungkan untuk kemajuan bisnis online, dibandingakan dengan bisnis offline.

KAJIAN TEORI
Definisi Teknologi Informasi
Teknologi informasi merujuk pada seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan, menyimpan, mengubah, dan menggunakan informasi dalam segala bentuknya (McKeown, 2001).
Teknologi informasi merupakan sebuah bentuk umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, mengkomunikasikan, dan atau menyampaikan informasi (Williams, Sawyer, 2005).
Teknologi informasiz merupakan kombinasi teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) untuk mengolah dan menyimpan informasi dengan teknologi komunikasi untuk melakukan transmisi informasi (Martin, Brown, DeHayes, Hoffer, Perkins, 2005).
Dari definisi tersebut diatas ada dua hal penting, yaitu teknologi komputer dan teknologi komunikasi.
Pengertian dan Fungsi Bisnis
Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Bisnis sebagia suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (Huat, T Chwee, 1990).
Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan (Griffin & Ebert).
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
pengaruh dan peranan TI dalam kegiatan bisnis
Dewasa ini telah terjadi ledakan informasi, informasi amat diperlukan bagi kegiatan operasi manajemen. Jumlah informasi yang banyak sekali mengakibatkan sebagian informasi dilakukan manusia dan sebagian lagi dilakukan oleh mesin, akibatnya munculah gagasan untuk mengatasi persoalan sebaiknya manusia dan mesin membentuk sebuah sistem gabungan dengan hasil yang diperoleh dari dialog dan interaksi antara mesin (komputer) dan manusia pengolahnya. Teknologi informasi merupakan satu dari sekian banyak hal yang dibutuhkan dalam perkembangan bisnis di dunia tanpa terkecuali Indonesia, bahkan kita dapat menyebutnya sebagai faktor pokok bagi perkembangan dunia bisnis saat ini. Di mana-mana sudah menggunakan TI dalam memproses kegiatan bisnisnya. Hal itu jelas saja karena TI memberikan kemudahan bagi para pebisnis untuk melakukan kegiatan bisnisnya. Alasan perusahaan menerapkan TI dalam perusahaannya adalah agar semakin dekat dengan konsumen karena kemampuan TI untuk mendekatkan jarak dan waktu sehingga semakin mendekatkan produk perusahaan kepada konsumen. Hal ini membuat bisnis di Indonesia semakin berkembang. Kita bisa membayangkan perusahaan yang tidak menerapkan TI hanya akan menunggu hari di mana perusahaan tersebut bangkrut. Berbisnis dengan menerapkan teknologi informasi membuat peluang pasar terbuka lebih luas. Berbisnis lewat internet akan mempermudah mempromosikan produk, mencari konsumen, pelanggan. Terdapat faktor yang mempengaruhi perkembangan bisnis yaitu: kompleksitas bisnis yang semakin meningkat yang dipengaruhi oleh pengaruh ekonomi internasional, kompetisi bisnis global, pekembangan dan pertumbuhan TI, pendayagunaan waktu, pertimbangan sosial dan kapasitas teknologi informasi yang dipengaruhi oleh: kapasitas pelayanan kebutuhan informasi, kapasitas interaksi dalam jaringan komputer, kapasitas kecepatan akses data. Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat. Pengaruh dan peranan TI terhadap perkembangan bisinis online di antaranya adalah:
·         TI yang dapat memudahkan penyebaran informasi mampu mengembangkan bisnis online ke berbagai wilayah di dunia. seperti ecommerce yang digunakan oleh perusahaan penjual buku, musik, video, permainan dan barang elektronik.
·         Banyaknya tenaga ahli dalam bidang TI juga membantu menumbukan bisnis online di internet. Dengan banyaknya tenaga ahli dalam bidang TI, bisnis online banyak mengalami perbaikan sistem. Bisnis online tadinya sangat rentan dengan penyadapan kartu kredit yang menyebabkan ketidaktertarikan konsumen terhadap bisnis ini. Namun dengan adanya perbaikan sistem, maka kerahasiaan identitas konsumen pun lebih terjamin. Konsumen dapat kembali percaya membeli keperluannya di perusahaan bisnis online.
·         Bisnis online banyak digemari karena fleksibilitasnya. Seseorang tidak harus berada di tokonya untuk menunggu pelanggan, namun dengan komputer dan konektivitasnya sudah dapat menjual produknya ke seluruh negara. Pembeli pun tidak harus capek-capek keluar untuk membeli keperluannya, karena dengan hanya membeli secara online, barang pembeliannya bisa diantar langsung ke rumahnya.
·         Koneksi internet yang semakin mudah dan terjangkau akibat kemajuan TI juga menyebabkan kemakmuran di bisnis online

USULAN
Dengan adanya penggunaan teknologi informasi dan teknolgi komputer diharapkan agar perkembangan komputer kedepannya dapat mengubah pola pikir manusia menjadi yang kreatif dan inovatif. Serta tumbuhnya kreatifitas hingga menghasilkan suatu karya yang berguna bagi manusia. Dengan adanya teknologi komputer dan software dapat bermanfaat sesuai dengan kegunaan dalam halnya berbisnis. Kemajuan teknologi informasi komputer software dimasa ini dapat membantu dalam berbisnis dan dapat membantu manusia dalam mengerjakan semua pekerjaannya.

HASIL EVALUASI
Teknologi Informasi sangat berperan penting di dalam perkembangan bisnis online di Indonesia yang juga dapat meningkatkan perekonomian di negara ini. Teknologi Informasi atau yang biasa disebut TI telah banyak berperan penting dalam berbagai bidang yang ada di dunia ini. Bidang-bidang tersebut di antaranya adalah bidang komunikasi, kedokteran, perekonomian dan lain-lain. Pada bidang komunikasi, dengan adanya teknologi informasi, terciptalah alat komunikasi, telepon, fax dan internet. Manusia dan manusia yang lainnya dapat berkomunikasi walaupun jauhnya jarak yang memisahkan. Pada bidang kedokteran, banyak tercipta teknologi-teknologi canggih untuk penyembuhan dan pengobatan pasien. Sedangkan pada bidang perekonomian, semakin berkembangnya bisnis-bisnis online yang terjadi dilayanan internet. iklan-iklan produk di beberapa blog, website maupun situs jejaring sosial seperti facebook.
Bisnis online yang banyak sekali pada saat ini tak terlepas dari adanya pengaruh dan peranan TI didalam dunia bisnis. Adapun dalam bidan sumberdaya manusia, teknologi informasi media pelatihan yang cukup baik dan menarik. Dalam bidang pelatihan ini dikenal dengan istilah Computer Based Training (CBT). Perusahaan InstallShield membuat perangkat lunak teknologi informasi yang dikhususkan untuk training. Aplikasi teknologi informasi yang lainnya dalam bidang sumberdaya manusia adalah untuk rekrutmen karyawan, seperti yang dilakukan oleh L’OREAL. Bahkan strategi komunikasi online L’Oreal mendapatkan penghargaan didasarkan pada pengunjung yang telah mengunjungi dua kali pada tahun 2001 dan www.loreal.com menerima lebih dari 70.000 lamaran pekerjaan, lebih dari 120% dari tahun 2000 dan jumlah pelamar pekerjaan yang diterima lebih dari 40% sejak 1997.

PENUTUP
Teknologi Informasi (TI) telah berperan penting bagi kehidupan manusia saat ini. Perkembangan teknologi informasi telah mengikuti dengan berjalannya pula perkembangan manusia. Perkembangan teknologi informasi sangat pesat dipicu oleh kebutuhan informasi secara cepat, tepat, dan terkini. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan di mana informasi dapat memberikan peran besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, Teknologi informasi telah dimanfaatkan oleh sebagian manusia yang dapat melihat peluang bisnis dari teknologi tersebut, Pengaruh dan peranan teknologi informasi secara tidak langsung telah membuat bisnis online berkembang.
Karena dengan teknologi ini, bisa di ketahui bagaimana cara belajar dan bekerja seperti bekerja bisnis secara online. Bagaimana cara berkomunikasi, memberikan tampilan, informasi tentang bisnis online tersebut agar para pelanggan mudah untuk melakukan penawaran jual beli.

REFERENSI
1.      Turban, Efraim, R. Kelly Rainer, Richar E. Porter, 2006, Pengantar Teknologi Informasi Edisi 3, Salemba Empat, Jakarta. https://brothernasution.wordpress.com/2014/04/30/macam-macam-peran-penggunaan-teknologi-informasi-pada-bidangnya/
2.      Griffin, Ricky W. and Ronald J. Ebert. 2002. Business. 6th Ed. Prentice Hall
3.      Hisdrich, Robert, et.al. 2005. Entrepreneurship. 6th Edition. McGraw Hill International. http://ptiasitiwahyukurnia.blogspot.co.id/2014/11/tugas-jurnal-pengantar-teknologi.html